Lalu Apa Yang Dimaksud Dengan Flat Design?

Desain flat merupakan gaya modern minimalis dari antarmuka pengguna, yang mengesampingkan setiap jenis warna yang kompleks, highlight, bertekstur dan efek gelap lainnya.
Didalam flat design sudah tidak menggunakan lagi efek-efek 3 dimensi, bevel, emboss, shadow, dan efek-efek gradasi lainnya. Gambar dibuat sesimple mungkin tanpa adanya efek-efek luar biasa.
Yang Dimaksud Dengan Flat Design Beserta Pengertian Lengkapnya 0
Flat design saat ini kembali banyak digunakan desain grafis (trending) dalam membuat ide-ide gambarnya. Sepertinya ilmu desain grafis saat ini mengalami banyak kemunduran. Artinya desain grafis sudah tidak memanfaatkan kecanggihan ilmu teknologi (software) saat ini. Sebaliknya mereka lebih suka membuat gambar yang sederhana tanpa menghilangkan maksud dari gambar tersebut.
Kita lihat saja contoh jelasnya seperti desain yang digunakan oleh website-website terkenal. Para desainer saat ini sangat menyukai dalam membuat desainnya menggunakan jenis flat design.
Kita lihat juga logo baru Google yang telah berubah total desainnya sejak bulan September lalu. Logo baru Google tampil sangat sederhana tanpa menggunakan efek-efek gradasi lagi seperti bevel dan emboss. Logo baru Google sudah menggunakan desain flat sehingga tampilannya sangat simple dan jika diload sangat ringan.

Membuat Illustration Flat Design Photoshop

STEP 1 : Tahap persiapan

1. Sebelum memulai pembuatan Illustration Flat Design pastikan kamu sudah menyiapkan bahan yang diperlukan yakni gambar/foto sesuai selera kamu. Untuk saya sendiri akan menggunakan foto pemandangan yang di dapat dari google. Setelah bahan sudah siap, langsung saja buka aplikasi Adobe Photoshop kamu. Lalu masukkan foto ke dalam photoshop dengan cara klik File » Open / tekan CTRL + O.
Open
2. Setelah itu Duplicate Layer terlebih dahulu sebelum lanjut ke tahap berikutnya dengan cara klik Kanan Layer Foto » pilih Duplicate Layer / tekan CTRL + J
Duplicate Layer
3. Pada tahap ini kita akan menggunakan fitur Shape Tool di Photoshop. Perlu kamu ketahui di dalam Shape Tool terdapat beberapa opsi pilihan seperti : Rectangle tool, Ellips tool. Kali ini saya akan menggunakan Rectangle Tool untuk membuat Background Langit sebagai dasarannya dengan kode warna FFCAAA. Dan pastikan layer background langit berada di bawah layer foto. Seperti contoh yang sudah penulis tandai di bawah ini.
Background Langit
4. Bagi yang belum tahu tentang cara untuk memasukkan kode warnanya. Kamu hanya perlu klik Set foreground color lalu akan muncul Color Picker, pada bagian tengah bawah terdapat sebuah kode warna (Kamu tinggal ubah kode tersebut). Seperti contoh dibawah.
Kode Warna

STEP 2 : Tahap pembuatan

Sebelum membuat bentuk menggunakan Pentool. Perhatikan dahulu foto/gambar yang kamu pilih, Mulailah membuat dari daerah foto yang pencahayaannya kurang/gelap terlebih dahulu.
5. Pada tahap ke 5 dalam tahap pembuatan ini kita akan memulai membuat bentuk sesuai gambar dengan kode warna 2F122E. Seperti berikut contohnya …
Tahap 5
6. Selanjutnya, kita akan melakukan hal yang sama seperti tahap sebelumnya akan tetapi untuk pemilihan warnanya kita akan menggunakan warna yang lebih terang dan untuk membuat bentuknya sesuai kan dengan foto yang pencahayaannya lebih terang juga. Penulis menggunakan kode warna 79042F. Dan untuk posisi layer ini berada dibawah layer tahap ke 5.
Tahap 6
7. Untuk tahap ini sama seperti tahap ke 6 hanya saja membuat bentuk dengan foto yang pencahayaannya lebih terang dan pemilihan warna yang digunakan sedikit lebih terang dari tahap ke 6 dengan kode warnanya AB1036. Dan posisi layer berada dibawah tahap ke 6.
Tahap 7
8. Setelah itu, masih di tahap yang sama hanya membuat bentuk dan pemilihan warna saja yang sedikit berbeda. Yaitu mulai membuat bentuk dengan foto yang pencahayaannya lebih gelap dari tahap ke 6 dan ke 7 dengan kode warna 550325. Untuk posisi layer tetap berada dibawah tahap ke 7.
Tahap 8
9. Di tahap yang ke 9 ini, kita tetap melakukan seperti tahap sebelumnya. Mulai dengan membuat bentuk dari foto yang lebih terang dari sebelumnya dan untuk pemilihan warnanya penulis menggunakan kode warna FF4430. Posisi layer berada tepat dibawah tahap ke 8.
Tahap 9
10. Pada tahap ini kita juga masih melakukan hal yang sama seperti sebelumnya, yakni membuat bentuk dari foto yang pencahayaannya lebih terang dari sebelumnya dengan kode warna FF573B. Posisi layer tetap dibawah tahap 9.
Tahap 10
11. Untuk tahap ke 11 ini sama seperti sebelumnya akan tetapi kode warna yang digunakan sedikit lebih terang yakni FDA44B.  Posisi layer dibawah tahap 10.
Tahap 11
12. Dan untuk tahap ini kita membuat bentuk awan. Untuk pemilihan warna awan sudah di pastikan berwarna lebih terang yaitu untuk awan dengan kode warna FFBB95 dan posisi layer tetap berada dibawah tahap ke 11.
Tahap 12

STEP 3 : Tahap Brush

Mulai tahap ini kita akan menggunakan Brush Tool dengan cara tekan pada keyboard, untuk membuat efek cahaya agar terlihat menarik. Penggunaan Brush pada tahap ini penulis akan menggunakan 2 tipe brush yakni : Hard Round & Soft Round.
13. Yang pertama kita akan menggunakan Hard Round, atur Size :  8 px & Hardness : 90%. Setelah itu tekan CTRL + Klik pada layer tahap ke 5 (Untuk menyeleksi layer tahap ke 6) dan mulailah Brush pada bagian yang dirasa memiliki cahaya pada foto.
Hard Round
14. Dan yang ke dua, kita akan menggunakan Soft Round, atur Size : 2200 px & Hardness : 0%. Untuk penggunaan brush ini berbeda dari sebelumnya, kita akan memulai brush pada layer tahap 9 (STEP 2).
Soft Round
15. Selesai … sebelum melihat hasil pengerjaan. Matikan layer pada tahap ke 2 di (STEP 1) terlebih dahulu dengan klik Indicates layer visibility.
Tahap 15
16. Berikut hasil dari tutorial di atas.
Hasil Jadi
17. Selesai.

Comments